Minggu, 30 November 2008

DAMPAK FLUKTUASI HARGA BBM BAGI MASYARAKAT PENYIHIR

BBM oh BBM... Kenaikan hargamu menjadi buah bibir banyak orang (baik itu pengguna friendster maupun para blogger), menjadi sumber masalah banyak orang (baik itu cewek maupun cowok), menjadi penyebab sakit kepala banyak orang (termasuk mereka yang baru nyari lowongan kerja, CPNS, PNS, dan para pensiunan).... Penurunan hargamu menjadi setitik cahaya terang di tengah kegelapan (tapi bener-bener cuma setitik, nggak lebih!).
Namun bagiku, kau adalah pemberi ide untuk memposting kisah ini...!!

BBM DAN SIHIR
Kenaikan harga BBM membuat para penyihir kelabakan . Pasalnya, banyak penyihir yang kini lagi pada kere untik membeli bahan bakar bagi sapu terbang mereka. Akibatnya, jumlah sapu terbang yang di-persona non grata-kan pun meningkat. Untuk sementara, angkasa bersih dari para penyihir yang biasanya berseliweran dengan angkuh.
Tapi sekarang, setelah spu terbang kehilangan perannya, jalanan lalu dipenuhi oleh para penyihir yang kembali ngaktifin fungsi kaki mereka. Namun hal ini lalu membawa masalah baru: banyak terjadi kecelakaan lalu lintas karena umumnya penyihir-penyihir itu mana tahu tentang peraturan lalu lintas yang semrawutannya minta ampun.
Ketika masalah ini berlanjut kian berlarut-larut, akhirnya pihak Persekutuan Penyihir pun merasa bahwa mereka nggak boleh terus begini, atau populasi komunitas sihir akan terus menyusut bahkan lenyap sama sekali.
Maka anggota Persekutuan Penyihir pun mengadakan demo. Mereka turun ke jalan, lengkap dengan megafon 10.000 wattnya, ban yang siap dibakar, dan spanduk bertuliskan:"TURUNKAN HARGA BBM, ATAU KAMI KUTUK KALIAN!"
Setelah 999 kali demo, dengan berbagai aksi anarkis yang penuh kekuatan sihir (mantra, jampi, kutukan, de-el-el), akhirnya pihak Dewan Pemerintahan merasa cemas. Sebagai tindakan lanjut, mereka lalu mengadakan Rapat Dewan Akbar. Dalam rapat ini dibahas tentang keneikan harga BBM, fenomena kecelakaan yang kian meningkat, dan frekuensi demo yang kian melesat. Berpendapat bahwa jika dibiarkan hal ini bisa nurunin citra bangsa di mata dunia Internasional,akhirnya pihak Dewan setuju untuk menurunkan harga BBM.
Alhasil, dalam beberapa hari belakangan, angkasa kembali dipenuhi oleh sosok-sosok berjubah hitam yang melintas dengan kecepeten 200 km/jam. Dan yang lebih penting lagi, frekuensi kecelakaan lalu lintas pun menurun drastis.
Pihak Dewan mengurut dada lega.

Capek, ach.... Udah dulu, yach, gue mo kuliah! Emang lo mo tanggung jawab kalo gue dibantai oleh dosen...?! But, don't forget, datang lagi ke blog gue yang keren abiezt ini, yach. kalo enggak gue yang bakalan ngebantai lo dengan cara yang teramat sadis...!!
(Just kidding tapi serius!)

Tidak ada komentar: